Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘Reality’

Lord Teach Us Once Again

O Lord teach us once again
O Lord teach us once again the truth
To regain the unshakable truth
From the revelation revealed
If on mountains and hills leave them shattered

O Lord make us once again
Understand what the reality of prayer is
Which combines innermost outpourings
Of soul with together with Your Response
Transmuting us into vigint intelligence and souls

(more…)

Read Full Post »

Hidup Untuk Mati

Hidup Untuk Mati,
Al Mulk (67: 2) disingkap pada tinta kedua henti,
Kullu Nafsin Dzaiqotul Maut(21:35) berbunyi,

Hidup untuk Mati,

Kuat tenaga usaha sehari,
Az Zumar (39:42) dibaca, didengari, difahami,

Hidup pada menghayati mati!

Hidup Untuk Mati

Bayangannya

Setiap yang bernyawa di muka bumi,
Semuanya akan menemui mati,
Sebesar langit seluas bumi,
Bukan tempat kekal abadi.

Di alam buana nyata dan sepi,
Khabar berita ke sana ke mari,
Hatta penglihatan bagaikan bermimpi,
Khabar berita memenuhi bumi.

Daku melihat dengan dua mata,
Semua yang hidup dan bernyawa,
Bila maut datang menjelma,
Jasa kaku tiada bermaya.

Kau meraung setinggi suara,
Badan sakit diri terseksa,
Sungguh miskin sungguh kecewa,
Di hari tangisan tiada berguna!

Ajalmu tetap datang menjelma,
Jika panjang tiada setara mana,
Semua yang panjang ada akhirnya,
Suara tangisan berakhirlah sahaja!

Bekali dirimu dengan sifat taqwa,
Malam siang tiada terduga,
Hilang suria malam menjelma,
Bolehkah kau hidup di pagi harinya?

Ramai manusia sihat sahaja,
Ajal menjelma pergi mereka,
Ramai sakit sepanjang masa,
Terus hidup beberapa ketika.

Ramai bilangan teruna dan dara,
Pagi dan petang aman sentosa,
Tiba-tiba terkapan anggota,
Tiada diketahui tiada terduga!

Detik-detik denyutan jantung di dada,
Setiap saat mengukirkan kata-kata…,
Bahawa hidup semua yang bernyawa,
Semuanya akan kembali ke ‘alam baqa.

Berbuat baik di masa muda,
Supaya dikenang selama-lama,
Sebutan kenangan membawa bahagia,
Ingatan dirakam sepanjang masa… (Surah Asy Syu’ara’: ayat 84)

Surah Al Mulk ayat 2: (67:2)

Dialah yang mentakdirkan adanya mati dan hidupnya (kamu) untuk menguji dan menzahirkan keadaan kamu, Siapakah diantara kamu yang lebih baik amalnya? Dan DIA Maha Kuasa (membalas amal kamu) lagi Maha Pengampun (bagi orang yang bertaubat).

Surah Al Anbiya’ ayat 35: (21:35)

Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai dugaan cubaan. Dan kamu akan dikembalikan hanya kepada Kami.

Surah Az Zumar ayat 42: (39:42)

Allah (Yang Maha Menguasai Segalanya) memegang nyawa (seseorang) pada saat kematiannya dan nyawa (seseorang) yang belum mati ketika dia tidur, maka Dia tahan nyawa (orang) yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia lepaskan nyawa yang lain sampai waktu yang ditetapkan. Sungguh pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran) Allah bagi kaum yang berfikir (yang mahu memahami).

farshi-turab.jpg

 

Dust is my bed, embraces me and it’s my cover now
The sand surrounds me even behind my back
And the grave tells a dankness of my affliction
And the brightness draws a line……………
Where is my family’s love? They sold my loyalty!
And where is my group of friends? They left my brotherhood!
Where is the bliss of money? It’s behind my back now
And my name (reputation) where is it shine between praises
This is my end and this is my bed

 

And love farewells its longing and my elegizing cried
And the tears went dry after crying
And the universe became narrow and so is my space
And the grave became my ground and sky
This is my end and this is my bed

 

Fear fills my estrangement and sadness is my illness
I expect firmness and I swear it’s my cure
And for Allah I pray faithfully, you are my hope
Allah! I desire heaven, to find bliss in it

 

And for Allah I pray faithfully, you are my hope
Allah! I desire heaven, to find bliss in it.

Baca Juga:

Read Full Post »

%d bloggers like this: